Senin, 21 Maret 2011

Perbedaan wifi dan wimax

Teknologi WiFi atau yang lebih dikenal dengan Wireless LAN (WLAN) telah banyak diimplementasikan oleh masyarakat baik di dalam maupun di luar negeri. Selain untuk aplikasi privat, WLAN juga banyak digunakan untuk aplikasi public (hotspot). Selain karena teknologinya, WLAN sangat cepat berkembang karena harganya yang mudah dan perangkatnya mudah didapat. Banyak vendor yang telah menyediakan perangkat WLAN dimana masing-masing saling interoperable karena masing-masing mengikuti standar yang sama yaitu (IEEE 802.11).

Lain dengan WLAN yang sudah banyak dikenal, WiMAX baru mulai di-publish dan baru beberapa negara yang melakukan trial atau implementasi. WiMAX merupakan kependekan Worldwide Interoperability for Microwave Access dimana merupakan pengembangan dari WLAN. Masing-masing diantara keduanya WLAN dan WiMAX mempunyai potensi dan keunggulan sehingga keduanya akan saling mendukung dalam implementasinya.

Coverage/Teknologi

WiMAX dikenal dengan 802.16 wireless MAN (Metro Area Network) dimana teknologi dimaksud mampu melayani pelanggan (user) sampai jarak 50 km dari Base Station. Sedangkan WiFi lebih dikenal dengan 802.11 wireless LAN dimana jangkauan dari AP (Access Point) ke pelanggan (user) sekitar 100 m. Dengan kondisi dimaksud maka WiMAX sangat cocok untuk melayani area outdoor sedangkan WiFi leboh cocok untuk di lokasi indoor. Gambar berikut mendeskripsikan posisi WiMAX (MAN) dan WiFi (LAN).



Standar dan Radio Interface

Standar WiFi lebih dikenal dengan standar 802.11 sedangkan WiMAX mengacu ke 802.16. Pada WiFi lebih dikenal 3 standar yang popular yaitu 802.11b (paling popular dengan kecepatan data sampai 11 Mbit/sec), 802.11a (54 Mbit/sec dengan jarak lebih kecil dibanding 802.11b) dan 802.11g (kecepatan 54Mbit/sec).

Untuk WiMAX dikembangkan mulai dari standar 802.16 kemudian berevolusi ke standar 802.16a (direvisi menjadi 802.16d) kemudian yang terakhir adalah 802.16e. Standar WiMAX 802.16d dikembangkan untuk melayani pelanggan fixed sedangkan 802.16e untuk melayani pelanggan mobile.

Sedangkan pada WiFi, dikenal 3 standar yang utama yaitu standar WLAN 802.11 a/b/g.

Komponen

Secara umum komponen WiMAX dibagi menjadi 3 bagian yaitu subscriber station, base station dan transport site. Untuk subscriber station terletak di lingkungan pelanggan (bisa fixed atau mobile/portable). Sedangkan base station biasanya satu lokasi dengan jaringan operator (jaringan IP/internet atau jaringan TDM/PSTN). Untuk memperjelas perhatikanlah gambar 2 yang merupakan konfigurasi generik dari WiMAX.



Sedangkan untuk WiFi, secara umum terdiri dari AP (Access Point) dan Wireless Client yang bisa terintegrasi dengan device pengguna atau external card. AP dapat disambungkan ke jaringan LAN eksisting. Gambar berikut adalah konfigurasi umum WiFi :

Kamis, 10 Maret 2011

Tablet Android Pandigital 7 Inci Harga Sangat Murah Di Bawah 1.5 Juta Rupiah

Pandigital telah diam-diam memperkenalkan tablet 7 inci baru berbasis Android yang tersedia dari QVC dengan harga sangat murah yaitu sekitar $ 140 atau 1.2 jutaan rupiah, tapi ini harga bukan harga di pasaran Indonesia, jadi kalau mau beli perhitungkan biaya kirim. The Reader Digital melaportkan bahwa tablet baru pada dasarnya sama dengan tablet Novel putih Pandigital sebelumnya dan e-book reader yang dirilis tahun lalu. Tapi kali ini berwarna hitam.

Tablet Pandigital ini menjalankan Google Android 2.0 dan memiliki layar 7 inci touchscreen, 800 x 600 piksel jenis resistif , Samsung ARM 11 prosesor, 256MB RAM dan penyimpanan 2GB . Tablet ini mendukung fitur WiFi 802.11b/g/n, speaker, sebuah slot SD card, dan accelerometer untuk rotasi layar. (sumber)

Spesifikasi Tablet Pandigital:

* In the box: Pandigital PRD07T20WBL7 media tablet, cradle/stand, AC adapter, USB cable, manual, and quick-start guide
* Exclusive to QVC until 3/21/2011
* Google Android 2.0 operating system
* 2GB internal memory
* Samsung ARM 11 mobile processor
* 256MB DRAM
* 7″ diagonal digital color touchscreen TFT LCD display
* 800×600 resolution
* Resistive touchscreen for browsing Web, listening to music, watching videos, and more
* 220-nits brightness
* Supports MPEG4, H.264 AVC video formats; MP3, WAV, AAC audio formats; JPEG, BMP, GIF, PNG image formats; DOC, DOCX, TXT, XLS, XLSX, CSV, PPT, PPTX, PPSX, PPS, PDF, JPG, OGG files
* Integrated 802.11b/g/n WiFi
* Internet browser
* Built-in stereo speakers
* Virtual keyboard
* Accelerometer automatic screen orientation
* Built-in rechargeable lithium-ion battery
* SD, MMC memory card reader
* Mini USB 2.0 port
* Headphone jack
* Measures 7-1/2″ x 5-1/2″ x 1/2″
* UL listed adapter; 1-year Limited Manufacturer’s Warranty
* Made in China

Minggu, 06 Maret 2011

PERKEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMATIKA
Jika berbicara tentang teknologi, tentunya tidak bisa dipisahkan dari kehidupan manusia. Selamanya, selama peradaban manusia masih ada, teknologi akan terus menjadi hal terpenting dalam kehidupan.
Hal yang saat ini sedang menjadi trand dan ramai diperbincangkan adalah teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang mana merupakan salah satu hal terpenting di abad ini. Tidak dapat dipungkiri kalau TIK tidak bisa dipisahkan dari kehidupan manusia. Mulai dari anak kecil hinga orang tua, pedagang kecil hingga pengusaha besar, baik disadari maupun tidak sudah begitu tergantung pada TIK.
Jika dilihat dari kacamata sejarah, TIK sesungguhnya sudah mulai dikenal manusia sejak beratus-ratus berabad-abad lalu. Sejak manusia diciptakan di muka bumi ini, manusia sudah mulai mencoba berkomunikasi dengan symbol-simbol dan isyarat. Hal ini merupakan titik awal perkembangan TIK. Manusia yang lebih maju dan modern mampu berkomunikasi secara lisan dan mulai mampu mendokumentasikan informasi dalam bentuk tulisan dan ukiran baik dalam bentuk simbol maupun gambar.
Pada jaman lalu, teknik pendokumentasian informasipun masih sanat sederhana, tetapi akhirnya terus berkembang dengan sanat pesat hingga saat ini. Beberapa alat yang digunakan pada zaman dulu antara lain, tulang, batu, kulit kayu, tanah liat, dan kulit binatang. Adapun karakteristik dari cara penyampaian informasi pada zaman dahulu adalah informasi menyebar dengan lambat dan kuran efektif.
Setelah masa revolusi industri, alat-alat mekanik bahkan elektronik mulai ditemukan, termasuk didalamnya alat-alat yang mampu membuat penyebaran informasi menjadi lebih mudah dan efektip. Jika pada awalnya orang yang berjarak jauh hanya mampu berkomunikasi lewat surat atau melalui kurir, maka pada abad pertengahan ini sudah mulai digunakan telegraf. Beberapa tahun kemudian, Alexander Graham Bel menemukan telepon yang mampu dipakai untuk berkomunikasi oleh orang walaupun berjarak jauh.
TIK berkembang dengan sangat pesat hingga saat ini. Saat ini, jarak dan waktu seakan tidak lagi menjadi halangan dalam berkomunikasi. Orang yang berada di pulau yang berbeda bahkan negara yang berbeda kini sudah mampu melakukkan komunikasi bahkan mampu ditampilkan secara visual. Salah satu hal yang sedang menjadi trend sat ini adalah kegiatan yang berbasis internet dan elektronik. Beberapa contoh diantaranya adalah e-learnig, e-banking, e-library, e-labolatory, e-mail dan sebagainya. Aktivitas-aktivitas berbasis elektronik ini sudah pasti sangat membantu kegiatan manusia. Dengan hal tersebut di atas, dimensi ruang dan waktu tidak lai menjadi hambatan.
Selain itu,proses pengolahan data pun semakin cepat dan efisien. Berbagai barang elektonik mulai dari televise, handphone, pager, PDA, laptop hingga palmtop sudah menjadi barang-barang yang tidak asing lagi bagi masyarakat. Perkembangan TIK pun semakin pesat seiring dengan ditemukannya alat-alat yang lebih canggih.
Melihat apa yang terjadi saat ini, dapat dibayangkan apa yang mungkin dapat terjadi di masa nanti. Jauhnya jarak tidak lagi akan terasa. Kelak komunikasi jarak jauh akan dilakukan dengan hologram tiga dimensi yang begitu nyata. Pekerjaan-pekerjaan manusia akan mulai dikerjakan oleh robot yang bekerja secara otomatis dan mampu belajar dari pengalamannya sehingga mampu mengkoreksi kesalahan yang ia lakukan dengan sendirinya.
Teknologi kompuuter pun akan berkembang dengan pesat. Komputer masa depan akan mampu merespon tindakan-tindakan manusia dan memahami bahasa manusia. Lebih canggihnya lagi, komputer generasi yang akan datang diramalkan, akan memiliki perasaan layaknya manusia.
Melihat fakta dan gambaran masa depan seperti diuraikan di atas, muncul satu kekhawatiran, “Akankan eksistensi mausia digantikan oleh computer?” dan “Akankah manusia mampu bertahan dari kepunahan?”. Satu hal yang patut kita sadari dan tekadkan, “Teknologi dibuat untuk membantu manusia, bukan untuk memperbudak manusia”.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Dcreators